4

PERBEDAAN PADA PERMENKES/1464/2010, KEPMENKES/900/2002, DAN PERMENKES/149/2010

Posted by sucibamz010510 on December 3, 2012 in Uncategorized |

PERBEDAAN PADA PERMENKES/1464/2010,  KEPMENKES/900/2002, DAN PERMENKES/149/2010

 

Perbedaannya antara lain:

1.  a) mengutamakan pelayanan anak lebih luas, mulai dari BBL, bayi,
anak belita,dan anak pra sekolah.
(permenkes/1464/2010, pasal 11 ayat 1)

    b) mengutamakan pelayanan anak mulai BBL sampi belita.
(kepmenkes/900/2002, pasal 16 ayat 2)

c) mengutamakan pelayanan pada bayi baru lahir normal sampai usia 28 hari.
(permenkes/149/2010, pasal 9 ayat 3)

 

2.  a) membahas tentang kehamilan, persalinan, dan nifas secara normal.
(pemenkes/1464/2002, pasal 10 ayat 2 (b,c,d) )

b) membahas tentang kehamilan, persalinan, dan nifas secara normal dan
abnormal.
(kepmenkes/900/2010, pasal 16 ayat 1)

c) membahas tentang kehamilan,masa persalinan, nifas, dan masa menyusui.
(permenkes/149/2010, pasal 9 ayat 2)

 

3.  a) penanganan hiportemi pada bayi baru lahir dan segera merujuk.
(permenkes/1464/2010, pasal 11 ayat 2(b))

b) penanganan hiportermi pada bayi baru lahir dengan asfiksia.
(kepmenkes/900/2002, pasal 18(p,q))

c) penanganan hipotermi pada bayi baru lahir dan segera merujuk.
(permenkes/149/2010, pasal 11(i))

 

4.  a) fasilitasi/bimbingan inisiasi menyusu dini dan promosi air susu ibu eksklusif.
(permenkes/1464/2010, pasal 10 ayat 3(f))

b) meningkatan pemeliharaan dan penggunaan air susu ibu.
(kepmenkes/900/2002, pasal 18(o))

c) inisiasi menyusui dini dan promosi air susu ibu eksklusif.
(permenkes/149/2010, pasal 11(g))

 

5.  a) pelayanan alat kontrasepsi bawah kulit, asuhan antenatal terintegrasi,
penanganan bayi dan anak belita sakit, pelaksanaan deteksi dini, merujuk,
IMS,dll.
(permenkes/1464/2002, pasal 13 ayat 2)

b) memberikan obat dan alat kontrasepsi oral, suntikan, alat kontrasepsi dalam
rahim, alat kontrasepsi bawah kulit, dan kondom.
(kepmenkes/900/2010, pasal 19(a))

c) memberikan alat kontrasepsi oral, suntikan, alat kontrasepsi dalam rahim
dalam
rangka menjalankan tugas pemerintah, dan kondom.
(permenkes/149/2010, pasal 12(a))

 

6.  a) penjahitan luka jalan lahir tingkat I dan II.
(permenkes/1464/2010, pasal 10 ayat 3(b))

b) penjahitan luka episiotemi dan luka jalan lahir sampai tingkat III.
(kepmenkes/900/2002, pasal 18(g))

c) penjahitan luka episiotomi.
(permenkes/149/2010, pasal 11(d))

 

7.  a) tidak tertulis wewenang bidan tentang pencabutan alat kontrasepsi.
(permenkes/1464/2010)

b) tertulis wewenang untuk melakukan pencabutan alat kontrasepsi dalam
rahim,dan bawah kulit tanpa penyulit.
(kepmenkes/900/2002, pasal 19(c,d))

c) tertulis wewenang untuk melakukan pencabutan alat kontrasepsi dalam rahim
di fasilitasi pelayanan kesehatan pemerintah.
(permenkes/149/2010, pasal 12(d))

 

8.  a) dalam menjalankan praktiknya bidan berwenang untuk memberikan  pelayanan
kesehatan ibu, kesehatan anak, dan kesehatan reproduksi perempuan dan
keluarga berencana.
(permenkes/1464/2010, pasal 9(a,b,c))

b) dalam menjalankan praktikya bidan berwenang untuk memberikan pelayanan
kebidanan, keluarga berencana, dan kesehatan masyarakat.
(kepmenkes/900/2002, pasal 14(a,b,c))

c) dalam menjalankan praktiknya bidan berwenang untuk memberikan pelayanan
kebidanan, reproduksi wanita, dan kesehatan masyarakat.
(permenkes/149/2010, pasal 8(a,b,c))

 

9.  a) pemberian uterotonika pada manajemen aktif kala tiga dan postpartum.
(permenkes/1464/2010, pasal 10 ayat 3(g))

b) pemberian suntikan intramuskuler uterotonika, antibiotika, dan sedativa.
(kepmenkes/900/2002, pasal 18(j))

c) pemberian obat bebas, uterotonika untuk postpartum dan manajemen aktif
kala III.
(permenkes/149/2010, pasal 11(k)

 

10.a) memberikan penyuluhan dan konseling kesehatan reproduksi perempuan dan
keluarga berencana.
(permenkes/1464/2002, pasal 12(a))

b) memberikan konseling untuk pelayanan kebidanan, keluarga berencana, dan
kesehatan masyarakat.
(kepmenkes/900/2010, pasal 19(e))

c) memberikan konseling dan tindakan pencegahan ke pada perempuan pada
pranikah dan prahamil.
(permenkes/149/2010, pasal 12(e))

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Copyright © 2012-2014 "Aktualisasi Diri, Kesehatan Kebidanan" All rights reserved.
This site is using the Desk Mess Mirrored theme, v2.1, from BuyNowShop.com.